Wednesday, 24 February 2016

RESENSI NOVEL DES(C)ISION (Kisah Galau Sepanjang Masa)

RESENSI NOVEL DES(C)ISION (Kisah Galau Sepanjang Masa)
Judul                     : DES(C)ISION (Kisah Galau Sepanjang Masa)
Penulis                  : Almira Raharjani
Desain sampul      : Marcel A.W
Editor                    : Raya Fitrah
Penerbit                : PT GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
Detail Buku          : 224 Hlm, 20 cm, Jakarta 2012
ISBN                     : 978-979-22-8632-8

“Apa yang akan kau lakukan jika pacarmu ternyata tidak romantis, hanya mengajak ngobrol ngalor-ngidul seperti seminar tanpa tema? Apakah kau akan menyimpan persoalan ini rapat-rapt untuk diri sendiri sampai kemudian menjadi jerawat liar yang tumbuh bak jamur di musim hujan atau curhat ke sahabat?


Yang terakhirlah yang dilakukan Desi. Sama sekali di luar harapan Desi, mendadak ia sampai pada keputusan putus.


Desi mengira bisa segera mencari pacar baru yang lebih segalanya daripada De, rencananya buyar. Karena begitu mereka putus , Desi malah selalu terkekang pada sikap dewasa dan gentleman  De. Dan celakanya, persoalan dengan De bahkan tak habis-habis, sambung-menyambung mirip buntut barongsai.


Desi galau, karena semuanya akibat dan berasal dari dirinya sendiri yang ruwet dan labil. Dan kegalauannya semakin menjadi karena ternyata ia masih mengharap.
***


Hai kawan kita ketemu lagi di saat hujan (lagi) pada postingan hari ini, sebenarnya saya besok sudah Try Out Matematika. Nggak tau kenapa saking penatnya saya refresing baca novel ini dalam beberapa jam (WOW... Biasa aja) dan malam ini saya sedikit mengulik novel ini yang recomended dibaca buat kalian-kalian yang masih ababil sama pacarnya (Maybe)


Pernah nggak sih kalian merasa hubunganmu dengan sang pacar kadang terasa hambar? Stuck? Itu-itu mulu? Nggak ada kemajuan? Yah Desi juga  merasakan hal sama saat pacaran sama De selama setahun setengah belakangan (red: cowoknya. Bukan DEE si penulis Perahu Kertas). Setelah pertimbangan masak-masak dan desakan sahabtanya, Cindy- akhirnya Desi mengambil Ujung Keputusan : “Gue Putusin,Putus!” dan De hanya menerima dengan ikhlas kemudian menjabat tangan Desi sambil berkata ”Selamat tinggal, Desi. Kita mungkin tidak lagi pacaran. Tapi kuharap kita tetap saling menyapa jika berjumpa,”


Bukanya senang, malah setiap hari Desi merasa terkekang oleh rasa bersalahnya karena keputusannya sendiri dan permintaannya ini-itu yang berdampak fatal bagi De. Dimulai dengan luka fisik yang diterima akibat pukulan Linggar, Kesalahpahaman keluarga Desi versus De yang berawal dari Desi yang meminta memutus tali silaturahmi De dan keluarganya.


Desi menyadari ternyata selama ini salah mengambil keputusan, setelah beberapa rentetan peristiwa yang dialaminya- kenyataan yang belum pernah ia ketahui- tentang De yang selama ini mempunya segudang rahasia yang tak ia pahami.


Dan satu lagi, sahabatnya selama ini adalah biang sumbu kompor yang selalu menyalakan letupan-letupan apinya lewat perkataan gilanya hingga Desi terbakar oleh hasutanya untuk meminta putus dari De, mungkin efek jones yang iri dan dengki melihat sahabatnya mempunya pacar sebaik De. Dan sialnya Cindy malah memusuhinya setelah Desi menjelekkan si Dody(ternyata calon pacar) dihadapannya.


Namun dibalik,semua kegalauan yang Desi&De alami berbuah manis setelah Anggi dan Fifi nekat melanjutkan misi rahasia menyelediki isu miring dari sumber “si rambut pohon beringin”(Cindy) yang katanya De sudah mempunyai anak  setelah putus dengan Desi? Kok bisa? Semuanya di bahas di bab cerita Hebat Si Nenek.  Dan jangan khawatir karena cerita ini berakhir manis setelah bab Aksi Anggi,  De nekat menjalin hubungan kembali dengan Desi, tapi bukan sebagai pacar namun sebagai ISTRI, alias Desi dilamar buat nikah. YEAY!

***

Dibalik cerita yang saya baca, banyak hal yang disampaikan oleh penulis buat disampaikan kepada penulis. Tentang kita yang harus mengenali karakter pasangan kita masing-masing dalam menjalin hubungan, jangan mudah terpengaruh sama omongan orang, jangan gegabah mengambil keputusan (entahlah kata temen saya curhat” jangan gegabah putusin pacar karena alasan ga jelas dan mengikuti emosi sesaat, suatu saat nanti kita bakal nyesel entah karena si doi setelah putus makin baik kelakuannya atau makin ganteng” [ini pikiran teman-teman saya kadang melantur juga])  tapi ya ga gitu-gitu amat kali ya? Dan satu pesan yang paling nyeremin, kadang orang yang kita percaya menjadi orang terdekat kita justru berpotensi besar dalam menghancurkan kehidupan kita. Jadi inget kisah “Jessica,Mirna dan Sianida”. Jadi gimana dong? Saya nggak tahu ya berdoa saja semoga kita nggak mengalami hal-hal seperti mereka.


Untuk kekurangan cerita ini nyaris nggak ada, kurangnya Cuma satu. Kurang panjanggg cerita soalnya saya udah ketagihan sama cerita ini. Covernya keren banget saya udah langsung jatuh cinta pandangan pertama msekipun saya sebenernya kurang nangkep maksud dari judulnya. Dan isi bukunya sendiri juga disuguhi bab yang banyak namun gak memakan narasi yang banyak pula jadi ngalir terus, apalagi kata-katanya yang simple bahkan banyak juga lawakan-lawakan di dalamnya bikin ketawa ngakak bacanya. Selain itu saya juga nemuin beberapa quotes yang bikin kalian baper salah satunya:


1.    “kalau nggak tahan, ya mendingan putus. Susah banget sih cara kerja otak lo. Muter-muter nggak keruan. Kebanyakan muter tuh otak, lo bisa kenthir!” (hal 16)


2.    “Laki-laki,cowok,pria,wong lanang, men in general, mereka nggak akan mau diputusin. Kenapa? Karena mereka memiliki ego sebesar dan setinggi Gunung Himalaya, sehingga kata ‘tidak’ dari cewek nggak berarti apa-apa.” (hal 19)


3.    “Perlu diingat, ngomong putus itu mudah. Yang susah, meng-handle situasi setelah kita mengucapkan kata putus. Karena putus bukan akhir sesuatu, tetapi justru awal sesuatu.” (hal 20)


4.    “Selamat tinggal, Desi. Kita mungkin tidak lagi pacaran. Tapi kuharap kita tetap saling menyapa jika berjumpa,” (hal 26)


5.    “Sudahlah... apa lagi yang lo tangisi, Des?” (hal 27)


6.     “Dody dan jenis cowok macam dia yang ke sana-kemari nampang mengandalkan mobil bokapnya, bukan tipeku, Cin!” (138)


7.     “Eeh, nggak usah menjelek-jelekkan muka orang! Orang yang lo pilih, meski cakep udah lo putusin, kan? Apa gunannya?” (hal 139)


8.    “Busyet lo, Des! Jangan salahin orang lain dong untuk keputusan yang lo buat sendiri!” (hal 139)

9.    “Loh, memang apa enaknya punya sobat sedang pacaran sedang gue sendiri jomblo?” (hal 139)


10. “Jika semua pendapat pribadimu berdasarkan prasangka buruk, kebaikan akan menjauh darimu,”  (hal 195)



Nah, karena hujan yang menemani saya sudah reda, jadi saya mau pamit kita ketemu lagi di hujan-hujan berikutnya untuk postingan selanjutnya J

Nama-nama Keren untuk Singkatan kelas Dua Belas.


Hujan yang mengalir deras membasahi bumi malam ini ternyata berbanding terbalik dengan imajinasiku yang tersumbat karena berbagai alasan. Niat hati mau membuat tugas tentang menulis Diary Class dua belas IPS Satu, namun langkah awal membuat singkatan nama-nama angkatan kelas saja, daku rasanya tak sanggup. Hayati lelah bang! Wkwkw. Dan setelah cari-cari refrensi ternyata lebih cocok buat singkatan nama kelas lain. Jadi buat yang merasa punya problema yang sama seperti saya, dengan adanya postingan ini saya harap bisa bermanfaat untuk para calon angkatan tahun 2016 ini.

Berikut nama-nama keren untuk singkatan kelas dua belas.
(sumber: refrensi Diary Class tahun kakak kelas terdahulu)

1.  [12 IPA 1]
#THE MAGNETIC (The Majority Of Greatest Science One Tidy Creative)

#BEHIND THE SCENCE (be highest and the best student science in one)

2.  [12 IPA 2]
#FRENSCOR (Friendhip Of Science Two is Extraordinary)

#ELECTRON (TWELVE SCIENCE TWO REGION)

3.  [12 IPA 3]
#Twelve Science III

#GHOST (Geniuses Human Of Science Three)


4.  [12 IPA 4]
#PEARL HARBOUR (Persatuan Awesome Girls and Hard Boys Science Four)

#POSITIF (People Of Scientific Four)

5.  [12 IPA 5]
#INTENSITAS ( INI TENTANG SISWA SIWI TELADAN IPA 5)

#KLASIK (Kelas Ipa Lima Asik)

6.  [12 IPS 1]
#PELOSOPI (People Of Social One The Champhion)

#UNESCO (United of Social One)

7.  [12 IPS 4]
#TSFOUR (Twelve Social Four)

#EXSOFOUR (Expression Social Four)

8.  [12 IPS 3]
#GASOSTIG (tiga sosial tiga)



Bagaimana man-teman? Bila bermanfaat ya syukur kalau nggak juga nggak apa-apa. Jika kalian punya nama-nama yang lebih keren, kalian bisa recomended ya ke aku? Aku tunggu loh! See you next post J

Tuesday, 23 February 2016

Resensi novel Memori ½ Giga


Judul             : Memori ½ Giga
Penulis           : Syarifatul Munawaroh
Penyunying     : Lavira Az-Zahra
Tata Letak      : Lavira Az-Zahra
Desain Sampul : Lavira Az-Zahra
Penerbit         : Pena House,Blora,2015
Hlmn             : 136hlm, 13x19cm
Harga            : 45.000
“Aku hanya butuh seseorang yang mampu melengkapi memori hatiku yang tinggal setengah giga. Terimah kasih Rana.” (hlm 124)

Itulah sepenggal kutipan yang saya temukan kenapa cerita ini diberi judul “Memori ½ Giga” cerita yang menarik karena menurut saya cerita ini tuh natural. Kok bisa? Padahal penulisnya sendiri minder buat buku ini karena menurutnya cerita ini katanya plotnya flat (sok banget ya ngerendah gitu padahal bagus juga kok)
Oh ya kenapa bisa katanya natural? Iya gitu, cerita ini itu kisahnya berasal dari cerita nyata dan ditambahi sedikit bumbu-bumbu fiksi jadi berasa kalo ini real-life pas pertama kali baca (padahal aslinya belum tahu ini kisah nyata) jadi kesannya ga mengada-ada dan gak lebay-lebay gitu.

Novel ini bercerita tentang cinta yang verawal dari suara yang Rana rasakan ternyata hanya sampai pada titik status “adik dan kakak”. Hatinya cenderung memilih ingin ingin bersama dengan seorang cowok yang memutuskan untuk tidak mempercayai cinta setelah mendapat penghianatan. Lantas jika kehadiran Rana membuatnya begitu menginginkan seorang Rana, akankah ia percaya bahwa ia telah kembali jatuh cinta.

Cerita biasa ini akan membawa kalian berkenalan dengan seorang malaikat pendiam di luar jam kerja berwujud Rana Angela. Rasa yang ia kira itu cinta ternyata hanya sebatas rasa suka pada suara pemuda pujaannya. Dan cinta sesungguhnya akan ia tunjukan pada teman si pujaan.

***

Ini kan masih buku baru, masih anget-angetnya, jadi saya nggak mau spoiler terlalu banyak, biar kalian penasaran dan baca sendiri bukunya. Namun dari sinopsinya sendiri sebenarnya sudah menceritakan isi bukunya terlalu gamblang juga, untungnya aja diceritain dengan bahasa yang implisit jadi pembaca nggak bisa langsung nebak isi cerita. Oke, disini saya hanya menjabarkan [+] dan [-] keseluruhan dari buku ini. 

[+]
·       Novel ini menarik pas pertama baca karena judulnya, jadi pasti buat pertama liat jadi penasaran kok “Memori ½ Giga”? apa ini ada keterkaitan dengan Memori(Ingatan) atau merujuk pada memori handphone/flashdisk wkwk

·       Covernya nih bikin greget, keren loh gambarnya daun-daun berguguran gitu

·       Narasinya puitis banget jadi nggak bosen dengan kata sore telah tiba, matahari telah terbit. Karena pembaca diajak juga buat menikmati moment-moment istimewa setiap detiknya.
·       Novel ini mengajarkan kita buat legowo (menerima kenyataan dengan ikhlas) bahwa apa yang kita harapkan terkadang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Namun, Tuhan mempunyai rencana yang lebih baik. Karena Tuhan akan tahu apa yang kita butuhkan dibanding sekedar apa yang kita inginkan.

·       Ya seperti dia awal tadi, saya suka cerita ini karena natural dan berasa real-life seperti ada disekitar kita gitu gak tahu kenapa.
·       Ceritanya yang ringan dengan bahasa yang sederhana namun menyentuh cocok banget buat pembaca mengisi waktu luang disela kesibukan, mengingat bukunya yang nggak terlalu tebal, 1-2 jam bisa selesai kok (kalau ngebut loh wkwkwk)

·       Setiap bab ganti Point Of Vie antara Rana dan Irvan, jadi kita bisa menyelami dua pemikiran mereka secara bertahap. Ciri khasnya nih! Kalau Rana orangnya kalem dan pendiam jadi narasinya pakai bahasa “aku” sedangkan Irvan ya maklum anak gaol jadi pake bahasa “gue-elo”.

[-]
·       Typo masih suka bertebaran di mana-mana, bahkan aku nemuin satu pargaraf yang salah dan ternyata terlalu menjorok di pinggir red: hlm 84 , mungkin lebih teliti lagi ya untuk kak Syarifa
·       Konfliknya kurang kuat, aku nggak tahu emang disengaja apa nggak jadi berasa baru baca cerita, tahu-tahu udah abis alias cerita udah the end, kurang greget padahal bagus.

·       Kualitas bukunya kurang mendukung, padahal ceritanya bagus. Bukunya menurutnku terlalu tips padahal ceritanya udah lumayan banyak, mungkin pengaruh spasinya yang terlalu mepet-mepet. Belum lagi covernya untuk ukuran font tulisan nama penulisnya terlalu biasa banget. Dan satu lagi teksnya ada yang beberapa blur juga. Jadi untuk penerbitnya (Pena House) saya harap kualitas bukunya harap lebih ditingkatkan lagi untuk kedepannya.

Nah beberapa kutipan di bawah ini langsung aku comot dari novel “Memori ½ Giga” biar kalian pada baper bacanya wkwkw:

1.  “Bagaimana pun persahabatan jauh lebih berharga dari pada sebuah perasaan yang belum pasti.”
(hlm 6)

2.  “Kenapa sekarang suaramu malah membuatku tidak tenang?” (hlm 7)

3.  “Kenapa harus menyiksa dirimu dengan kebingungan yang kamu ciptakan sendiri?” (hlm 7)

4.  “Jika ini yang dinamakan orang-orang dengan jatuh cinta, sungguh , aku menyerah! Ini hanya menjadikanku seperti orang tolol.” (hlm 7)

5.  “Gue bukan cowok baik, namun berharap mendapat yang terbaik. Gue tidak sempurna, tapi bermimpi memiliki hati yang utuh. Bukankah itu sah-sah saja? Gue manusia biasa yang memiliki segudang harapan untuk mendapatkan kebahagiaan. Gue juga berhak menata kembali hati gue yang ambruk.” (hlm 50)

6.  “Setiap senja hadir, ia merasa terlahir kembali. Walau kemunculannya sangat singkat, tapi esok hari dia akan kembali dengan warna oranye yang mejingga.” (hlm 70)

7.  “Mungkin terlihat konyol. Tapi kita tidak tahu apa yang akan terjadi dengan hati kita. Jatuh cinta itu tidak direncanakan.” (hlm 74)

8.  “Setiap kisah cinta pasti selalu membuat kita tertarik. Baik untuk yang sudah banayk pengalaman maupun beluum pernah mengalaminya sama sekali.” (hlm 84)

9.  “Sorry bukannya mau nyindir. Tapi kalau kesindir, aku minta maaf.” (hlm 88)

10.          “Mereka punya alasan masing-masih untuk melakukan hal yang mereka yakini. Hidup itu pilihan bukan?” (hlm 89)

11.          “Gue minta maaf. Andai gue bisa memilih, gue gak akan mungkin jatuh cinta sama cewek yang ditaksir teman gue sendiri.” (hal 129)

12.          “Patah hati akan menyesakkan jika kita tidak bisa mengikhlaskan sebuah kenyataan yang megiris rasa yang kita punya. Kalau saja kita merelakan, sakit itu tidak akan menyergam.” (hlm 131)

Finally, resensi ini akan aku tutup dengan wawancara singkat dengan penulisnya “Memori ½ Giga” yang lebih dikenal dengan sebutan Syarifa Azyura.

Q: Udah berapa lama kakak nyelesein novel Memori ½ Giga?
A: Awal nulis itu waktu adikki baru mau ujian SMK. Sekarang dia kuliah semester 4. Jadi kapan tuh? Haha. Waktu itu baru beberapa bab ditinggal gitu aja soalnya laptop dibawa adik masuk kuliah di bengkulu. Terus dilanjut tahuin lalu pas punya hape canggih. Hehehe. Itu cerita dari kapan tahun sih ya. Sayang kalau gak dilanjut.

Q: Inspirasi cerita dapet dari mana kak? Kok cerita dari anak band padahal sekarang lagi musim cerita wedding loh?
A: Inspirasinya ya sama dari band. Tetanggaku punya band gitu. Namanya sMiLe Fun. Biasalah abege pada gitu soalnya tampangnya pada lumayan dan aku pun sempat ikutan alay hihi. Cerita MSG dan faktanya dikit. Aku sempet ada cekcok sama temen gara-gara taksir-taksiran itu. Haha untungnya ga berlanjut. Wah aku gak tahu kalau lagi musim wedding J.”

Q: “Suka dukanya apa kak waktu nulis novel ini?”
A: “Sukanya... ya itu ceritanya konyol. Aku suka ketawa-tawa sendiri bacanya apalagi pas bayangin pernah naksir mereka yang jujur baru lihat mereka satu kali.

Dukanya itu, nulisnya perjuangan banget. Laptop ga ada. Pake hape. Terus kemarin ngeditnya minta tolong temen pesbuk yang jauh di Madura sana. Akku belum ketemu dia, tapi dia baik banget mau aku rempongin di sela tugas kuliahnya.




Saturday, 6 February 2016

“TANDA-TANDA PEREMPUAN MENOLAK CINTA PRIA.”

Pagi gaess, happy Saturday ya? Sedikit cerita minggu lalu gue dipinjami buku anak psikologi sih, ya katanya biar nggak baca novel melulu. Dan yang menarik dari buku ini gue nemuin beberapa tips sihir cinta buat bikin si doi jatuh cinta. Tapi yang gue bahas kali ini bukan cara buat bikin orang jatuh cinta, karena menurut gue tiap orang pasti punya cara berbeda buat dapetin cinta sejatinya. Sayangnya, nggak semua orang bisa mendapatkan cinta dari orang yang lagi lo suka. Jadi  sekarang gue mau menyampaikan pendapat Pradipta Sarastika tentang “TANDA-TANDA PEREMPUAN MENOLAK CINTA PRIA.”

C
inta memang menyimpan sejuta rahasia, itulah yang kita rasakan selama ini. Memang begitu banyak makna atau hal-hal yang belum kita ketahui dalam percintaan, mulai dari perasaan dan respon dia terhadap kita dan lain sebagainya. Jika Anda tidak ingin sakit hati karena cinta maka pAndailah menebak apakah dia respek terhadap Anda atau tidak? Apakah selama ini dia memberikan respon positif terhadap Anda? Apakah Anda merasa nyaman dengan gaya bicara yang dia lontarkan kepada Anda?

            Jika semua itu memberikan nilai negatif, segeralah pergi meninggalkan harapn cinta darinya karena sepertinya dia  tidak menginginkan Anda untuk bersanding dengannya. Nah berikut ini ada tanda-tanda perempuan menolak laki-laki yang bisa menjadi sedikit petunjuk buat Anda yang mengejar perempuan idaman.

·       Dia Tidak Tertawa dengan Lelucon Anda.
Anda mungkin sudah berusaha keras menghibur hati perempuan yang Anda idamkan. Tetapi Anda memang harus sadar diri bawa usaha Anda tersebut tidak semuanya hasilnya positif. Sang pujaan hati tidak merespon sikap Anda dengan melempar wajah cemberut.

·       Dia Tidak Menelpon Anda Kembali
Pria yang sedang terpanah asmara ingin selalu bersama dengan perempuan incarannya. Bahkan, dia pun setiap hari ingin menghubungi telepon genggamnnya. Namun, anda jangan terkejut jika ternyata dia tidak menjawab telepon Anda. Sekalipun Anda melancarkan strategi lain seperti mengirimkan pesan pendek-pendek kepadanya.

·       Dia Menolak Diajak Kencan
Anda akan berusaha keras agar sang idola mau diajak berkencan. Namun, perempuan  yang sudah terlanjur tidak mencintai Anda juga tidak kalah cerdik untuk melancarkan serangkaian alasan agar bisa membatalkan kencan bersama Anda.

·       Bersikap Terbuka Enggan Menjalin Amara.
Anda memang harus siap mental jika ternyata  sang pujaan enggan menjalin asmara dengan Anda. Anda mungkin tidak bisa menerima kenyataan tersebut. Tetapi Anda masih berkesempatan untuk menjalin hubungan dengan perempuan lain.


Semua kembali kepada anda sendiri, apakah mau menggunakan tekhnik lama mengejar dia sampai darah penghabisan untuk mendapatkan cintanya. Namun jangan salah, harga diri Anda adalah taruhannya.Anda tentu tidak ingin jika dia menerima cinta anda hanya karena belas kasihan.

Cara Terbaru Cek Nomer HP Sendiri [Indosat]

Selamat pagi semua, dalam postingan kali ini saya akan memberi info singkat,padat dan jelas. Mungkin semua orang sudah tau juga sih, tapi berdasarkan pengalaman yang saya temui, masih ada beberapa teman saya yang masih kebingungan waktu ngisi pulsa. “Fan, mau ngisi pulsa tapi tunggu bentar gue lupa nomer hp gue.” Jiahh kan nggak banget. Tapi ya udah sekarang gue kasih tau gimana cara ngecek nomer hp sendiri khususnya Indosat.

“kamu klik *123*7*2*1# ya bro, trus telpon deh. Gimana udah bisa?”

“Eh, iya udah bisa. Sekarang isi pulsa nomer gue 10k ya? Duitnya gue bayar besok oke?”

“Waduh nih anak ngutang mulu, bisa bangkrut gue wkwkwkw.”


#JustStory

Thursday, 21 January 2016

Resensi Novel Magic Hour


“Siapa yang paling sayang sama aku?”

“Aku.”

“Siapa yang paling sayang sama kamu?”

“Kamu.”

Sedalam itu persahabatan anatara Raina dan Gwenny, yang bermula dari diangkatnya Raina menjadi anak Tante Flora, Ibu Gwenny. Sepuluh tahun, Gwenny menjadi bagian hidup Raina, belahan jiwanya, hingga muncul Dimas dalam hidupnya. Dimas yang harusnya dijodohkan dengan Gwenny , malah berbalik mencintai Raina. Celakanya, sedalam itu perasaan Dimas mencintai Raina. Raina pun merasakan hal sama. Sementara Toby, sahabat Raina dari kecil, juga memendam cinta yang sama pada gadis pecinta hujan ini.

Raina bimbang. Dari Dimas ia belajar mengenai cinta sejati. Kedatangan Dimas dihidupnya, bagaikan magic hour, momen penuh keajaiban yang membuat Raina melupakan semua kepedihannya. Hingga sebuah rahasia terkuak, dimana Raina menemui kenyataan kalau Dimas adalah penyebab kecelakaan  yang terjadi pada dirinya. Kecelakaan yang merenggut hal terpenting yang ia miliki, yaitu penglihatannya. Akankah Raina memaafkan Dimas? Apakah Persahabatannya dengan Gwenny bisa diselamatkan? Lalu, apa yang terjadi saat Raina buta dan tidak bisa menikmati keindahan magic hour untuk selamanya? Apakah Dimas akan menjadi satu cinta untuk selamanya bagi Raina?

Magic Hour, satu cinta untuk selamanya...

“Terkadang kita harus melalui kegelapan untuk menghargai indahnya cahaya.” –unknow-



JudulMagic Hour
No. ISBN9786020900278 
PenulisTisa TS. & Stanley Meulen 
PenerbitLoveable 
Tanggal terbitJanuari - 2015 
Jumlah Halaman236 
Berat Buku-
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)-
KategoriRomance 
Harga55.000
Text BahasaIndonesia ··




Sebenarnya yang kalian baca pada ilustrasi di atas dengan font 
italic adalah sinopsisnya guys! bisa dibilang bagian blurbnya juga, jadi aku disini nggak perlu repot-repot kasih tau isi ceritanya. Sekarang aku mau buat resensi novelnya aja biar yang pada belum beli bukunya nanti bisa ada gambaran tentang novel ini.

Untuk bentuk novelnya, ini bener-bener anti-mainstream. Why? Soalnya menurutku baru pertama kali lihat font naskah dalem bukunya tulisnnya imut-imut banget nggak pake TIMES NEW ROMAN,CALIBRI atau sejenisnya yang biasa kita jumpai. Menurutku di novel ini pakai teks SEGOE PRINT(coba cek deh) gimana? Lucu banget kan?



Selain itu, novel ini di bagian pertama disertai ilustrasi beberapa tokoh seperti Raina,Gwenny,Dimas,Toby,Mami dan sebagainya, namun menggunakan semacam ilustrasi kartun gitu jadi ya ... gemes-gemes gimana gitu.

Lebih keren lagi, novel ini di beberapa adegannya ditambah ilustrasi-ilustrasi versi film “Magic Hour” juga loh! Jadi buat kalian yang belum nonton filmnya macam saya, beruntung banget buat visualisasi kita pas baca novelnya.




Dan—jeng ... jeng ...! untuk kalian yang beli novel ini nggak bakal rugi!!! Karena ternyata oh ternyata di dalam novel ini diselipin poster versi film “Magic Hour” buat kalian penggemar cast film “Magic Hour” bisa nambah koleksi tempelan di dinding rumah. Kalau poster “Magic Hour” milik saya udah diembat teman saya, saking ngefansnya sama Michelle Zudith :D (siapa yang tanya?)

Setelah kelebihan novel yang saya sebutkan di atas Cuma ada satu kelemahan dari novel ini: Endingnya yang terlalu dipaksakan menurut saya membuat novel ini sedikit membuat beberapa orang belum ngeh sama kemunculan kembaran Dimas yang tiba-tiba.  Belum lagi ada beberapa penonton kecewa dan bingun juga kenapa Rain tiba-tiba buta dengan alasan yang kurang detail.

Apapun itu aku salut sama penulis “Magic Hour”. Jarang-jarang loh ada novel keren yang ternyata dibuat oleh dua orang, wong bikin novel sendiri aja susah menyatukan ide dan tetek bengeknya apalagi yang nulis dua orang? Bisa berantem tuh gara-gara beda pendapat.



AKU KASIH VOTE ▲▲▲ΔΔ 

P.S : Beberapa quotes foto dari "Novel Magic Hour"